Ada Ayah yang Mengajarkanku

September 24, 2016

 

"Saat aku melangkah untuk pertama kalinya, ada ayah yang menggenggam tanganku erat. Mengajarkanku keberanian.

Saat aku ingin mencoba meraih sesuatu yang tinggi, ada ayah yang menggendongku ke atas bahunya. Mengajarkanku tentang mimpi dan cita-cita.

Saat aku berhasil melakukan hal yang baru, ada ayah yang menepuk bahuku hangat. Mengajarkanku akan pentingnya berusaha dan melakukan yang terbaik.

Saat aku ragu, ada ayah yang tersenyum berkata, "Ayo Nak, kamu bisa." Mengajarkanku akan arti kemandirian."

 

***

Ayah, sudahkah bermain dengan Ananda hari ini? Mendampinginya bermain adalah salah satu hal yang mungkin dinanti-nanti oleh Ananda. Mendengar suara mobil, motor, atau langkah ayah sepulang bekerja bahkan bisa membuat Ananda segera berlari menuju pintu depan. Tak sabar ingin bertemu ayahnya. Maka, senyum pada Ananda di kala itu menjadi indah sekali baginya.

Tahukah, Ayah... Psikolog Elly Risman pernah mengungkapkan, "Kehadiran ayah itu membuat anak menjadi lebih berarti, menjadi lebih tangguh, mempunyai inisiatif." Dari ayahlah seorang anak belajat memiliki sikap berani dan siap menghadapi risiko. Selain itu, permainan seorang ayah yang cenderung bersifat fisik juga membuat si anak belajar mengelola kekuatan fisik sekaligus rasa takut dan cemasnya. Ayah jugalah yang cenderung mengajarkan rasionalitas dalam berpikir dibandingkan ibu.

Ayah, sudahkah mengobrol dengan Ananda hari ini? Berceritalah tentang banyak hal. Tentang hari yang kau jalani, tentang pekerjaan yang kau hadapi, tentang perjalanan dan orang-orang yang kau temui. Anandamu akan mendengarkannya, Ayah, percayalah. Mungkin saat ini dia belum sepenuhnya memahami, namun suatu saat bisa jadi dia akan mengingat dan mengambil pelajaran darinya.

Ayah, mari kita dampingi Ananda sebaik-baiknya. Temani ia bermain dan berceritalah. Peluk raga dan jiwanya. Sampaikan bahwa kita menyayanginya. Hingga kelak dia akan berkata, "Ada ayah yang telah mengajarkanku banyak hal terbaik dalam hidup ini, dan aku menyayanginya..."

 

 

 

Sumber dan bahan bacaan:

- http://www.parentingnabawiyah.com

- http://www.ummi-online.com/inilah-alasan-perlu-ada-sosok-ayah-untuk-anak.html

- http://www.kitadanbuahhati.id

Please reload

Recent Posts

December 5, 2017

November 21, 2017

Please reload

Archive
Please reload

Terms of Service    |    Refund Policy    |    Privacy Policy    |    FAQ      |    Site Map